Manusia adalah satu-satunya makhluk yang memikul amanah dari Allah. Menjadi pengemban amanah dari Sang Khaliq. “Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung,
Author: Guru Mulia
Dalam sistem pendidikan kita hari ini, kegagalan dianggap musuh, bukan dianggap sebagai guru. Padahal sejatinya, kegagalan adalah bagian tak terpisahkan dari proses belajar yang otentik.
Suasana di sekolah berasrama saat itu sedang tenang. Seluruh siswa sudah kembali ke kelas masing-masing. Di kelas, santri-satriwati dengan tekun mengikuti penjelasan dari para ustadz-ustadzah.
Guru, yang semestinya menjadi pendidik sejati dan pengawal proses pembentukan karakter, kini telah direduksi menjadi sekadar operator sistem administratif. Dalam praktiknya, guru dituntut untuk mengejar
Akhir September 2025 lalu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberi sentilan kepada perusahaan minyak dan gas negara. Menurut Purbaya, Pertamina pernah berjanji pada 2017 untuk
Perkembangan pesat kecerdasan buatan atau AI dalam dunia pendidikan tak selamanya berdampak baik. Salah satunya, maraknya aksi menyontek ujian dengan AI. Dengan alat seperti ChatGPT
Dalam sistem pendidikan yang mengharamkan kegagalan, generasi yang lahir bukanlah generasi pembelajar sejati, melainkan generasi yang rentan: rentan kritik, rentan kecewa, dan rentan menyerah. Anak-anak
Kiprah membanggakan kembali ditunjukkan oleh siswa SMK Islam Krembung Sidoarjo dalam ajang English Festival 2025 – East Java High School Competition, Agustus 2025. Dua siswa
Dalam sistem pendidikan kita hari ini, angka telah menjadi penentu segalanya. Yang dikejar bukan lagi pemahaman, tapi rapor yang baik. Yang dikhawatirkan bukan ketidaktahuan anak,
Pendidikan sejatinya adalah proses menempa manusia — bukan sekadar sistem mencetak angka. Namun hari ini, kita dihadapkan pada fenomena menyedihkan: kegagalan telah menjadi dosa dalam